Cara Membuat Review Jurnal yang Baik dan Benar

Menjadi seorang mahasiswa memang sering kali kita dituntut untuk mengerjakan tugas seperti membuat review jurnal baik nasional dan internasional. Bagi kamu yang pertama kali mendengar tugas ini pasti akan merasa asing.

Saya juga begitu, maka yang saya lakukan adalah mencari Contoh Review Jurnal yang ada di internet maupun menanyakannya kepada kakak tingkat.

Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan informasi mengenai cara membuat review jurnal yang baik dan benar. Yuk simak!

1. Baca, Pahami, dan Ketahui Ruang Lingkup Jurnal

Cara membuat review jurnal yang pertama adalah memastikan bahwa kamu telah membaca serta memahami isi penelitian secara mumpuni. Pelajari setiap aspek mulai dari pembukaan, isi, hingga kesimpulan. Jangan sampai salah ambil langkah sebelum mengulas.

Setelah itu, tentukan cakupan artikel ulasan dan pertanyaan penelitian yang hendak dijawab. Lewat review jurnal yang dibuat, usahakan diri kamu memberikan kontribusi yang baru untuk bidang tersebut. Tak semua topik mesti dikuasai, minimal pelajari ruang lingkup tertentu.

Setelah melewati beberapa tahap di atas, kini saatnya menelaah database yang berkaitan dengan jurnal tersebut. Setidaknya kita harus memperkaya pengetahuan lewat data-data ilmiah, sehingga review jurnal nanti mampu dikemas secara kuat dan mendalam.

2. Tentukan Judul, Abstrak, dan Kata Kunci

Luangkan waktu untuk menyusun kerangka review jurnal secara rapi. Judul, abstrak, dan kata kunci mesti efektif dan berkesinambungan. Ada beberapa alasan, mengapa hal ini wajib.

Penyusunan kerangka review yang baik, dipercaya bakal membantu memaksimalkan visibilitas artikel pada mesin pencarian seperti Google dan memastikan pembaca menemukan review kamu. Bukan sembarang orang, melainkan pembaca yang tepat dan memang mencari ulasan itu.

Judul, abstrak, dan kata kunci harus jelas, ringkas, akurat, serta informatif. Semakin memenuhi standar, semakin terlihat profesional pula review jurnal yang kamu garap.

READ  Mengenal Restitusi pajak

3. Awali dengan Perkenalan yang Baik

Mulailah dengan ikhtisar topik dan berikan beberapa konteks, jelaskan mengapa peninjauan topik itu perlu. Buatlah review cukup luas untuk menjangkau banyak audiens. Ini akan membantu memaksimalkan relevansi dan dampaknya yang lebih luas.

Jangan membuat perkenalan Kamu terlalu lama. Bagilah tinjauan menjadi beberapa bagian dengan panjang yang sesuai agar poin-poin utama dapat diidentifikasi dengan lebih mudah.

4. Sertakan Konten Diskusi Kritis

Pastikan Kamu menyajikan diskusi secara kritis, bukan hanya ringkasan deskriptif serta pendapat pribadi yang berangkat dari data kuantitatif. Jika ada penelitian yang kontradiktif di bidang fokus Kamu, pastikan untuk memasukkan elemen perdebatan dan sampaikan kedua sisi argumen.

Jika sebelumnya pernah membuat jurnal, Kamu juga dapat menggunakannya untuk menyelesaikan konflik antara studi yang kontradiktif. Bangunlah kerangka pemikiran yang konstruktif dan sehat lewat review jurnal buatan Kamu.

5. Periksa Kembali Review Jurnal

Kesalahan banyak orang adalah mengabaikan proses cek ulang. Cara membuat review jurnal yang terakhir ini, seringkali diabaikan sehingga berujung pada kesalahan fatal di akhir. Meski hanya sebuah ulasan, namun Kamu harus memiliki kemasan yang kuat dalam review jurnal tersebut.

Pertama, selalu lakukan pemeriksaan ejaan dan tata bahasa sebelum dinaikkan. Pastikan pula penyampaian dalam review telah terangkai rapi serta tidak ambigu. Jika memungkinkan, minta salah satu teman atau kolega untuk meninjau, lalu simak pendapatnya.

Baca juga: cara mencari jurnal internasional

Itulah tadi cara membuat review jurnal yang baik dan benar. Selama mengikuti proses di atas secara seksama, bukan tak mungkin ulasan Kamu mampu memberikan dampak positif baik bagi pembaca maupun pembuat jurnal.

Jadi, sudah siap mengikuti cara membuat review jurnal di atas? Selamat mencoba!

READ  Kumpulan Wisata Magetan Yang Harus Kamu Ketahui