Tata Cara Penulisan Huruf Kapital

Tata Cara Penulisan Huruf Kapital – Huruf kapital atau huruf besar merupakan salah satu penulisan dasar yang hingga saat ini masih belum terlalu dipahami oleh para pelajar ataupun mahasiswa. Terbukti mereka masih sering kali ketika menggunakan jenis huruf yang satu ini.

Tidak semua judul harus huruf kapital, dan berbagai ketentuan dan pengecualian lainnya harus kamu pahami sebelum membuat tulisan. Langsung saja, agar tak salah lagi berikut ini tata cara penulisan huruf kapital yang tepat.

Aturan 1

Aturan pertama dari penulisan huruf besar adalah terletak pada awal kalimat. Jadi, setiap kalimat pada tulisan pasti diawali dengan huruf kapital. Contohnya yaitu :

  • Aku selalu memberikan yang terbaik.
  • Dia membaca buku.
  • Ayah pergi ke kantor.
  • Ibu memasak di dapur.
  • Kakak pergi ke taman.
  • Adik bermain di dalam kamar.
  • Berapa harga jam tangan ini?
  • Dimanakah kau berada?
  • Bagaimana cara membuat nasi goreng?
  • Jangan merokok di ruangan ini!

Aturan 2

Penulisan huruf kapital yang kedua diterapkan pada huruf awal unsur nama orang, termasuk julukan. Kecuali untuk unsur nama orang yang merupakan nama jenis atau satuan ukuran seperti ikan mujair, mesin diesel, 3 ampere, 10 volt, dan sebagainya.

Selain itu, huruf besar atau kapital juga tidak digunakan untuk menuliskan huruf awal kata yang bermakna ‘anak dari’, atau huruf pertama kata tugas. Contohnya yaitu :

  • Indani boru Sitanggang
  • Charles Adriaan van Ophuijsen
  • Ayam Jantan dari Timur

Beberapa contoh penggunaan huruf kapital yang dimaksud dalam aturan ini yaitu :

  • Firdaus Deni Febriansyah
  • Ahmad Anshori
  • Dude Harlino
  • Tere Liye
  • Dewi Sartika
  • Cut Nyak Dien
  • Joko Widodo
  • Jenderal Kancil
  • Iriana Joko Widodo
  • Wage Rudolf Supratman
  • Amir Hamzah
  • Valentino Rossi
  • Raden Ajeng Kartini
  • Susilo Bambang Yudhoyono
  • Rizky Ramdyanti Defani
  • Sri Mulyani
  • Basuki Hadi Mulyono
  • Alessandro Volta
  • André-Marie Ampère
  • Mujair

Aturan 3

Huruf kapital digunakan pada awal kalimat dalam petikan langsung. Berikut beberapa contohnya dalam kalimat langsung :

  • Adik bertanya, “kapan kita liburan?”
  • Orang tua itu menasihati anaknya, “Hati-hati di jalan, Nak!”
  • “Dion berhasil mendapatkan peringkat satu,” ujarnya.
  • “Besok siang,” katanya, “Mereka akan berangkat.”
  • ”Saya akan tiba nanti sore,“ kata Alif.
  • Roni berkata, “Hari ini cuaca begitu panas.”
  • Bu Guru bertanya, “Apa cita-cita kalian saat sudah besar?”
  • Bapak menyuruh, “Belikan kopi dan rokok di warung.”
  • Ibu berkata, “Kalian harus rajin belajar supaya pintar ya.”
  • Kata nenek, “Cepatlah pulang karena hujan deras akan segera turun.”

Aturan 4

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama untuk kata yang mengandung nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk juga kata ganti untuk Tuhan. Beberapa contohnya yaitu :

  • Islam
  • Kristen
  • Hindu
  • Buddha
  • Kong Hu Cu
  • Alquran
  • Alkitab
  • Allah
  • Tuhan
  • Hamba-Nya

Aturan 5

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama gelar keturunan, kehormatan, akademik, atau keagamaan yang diikuti oleh nama orang. Contohnya yaitu :

  • Sultan Baabulah
  • Sultan Hasanuddin
  • Haji Ma’ruf Amin
  • Haji Agus Salim
  • Raden Ajeng Kartini
  • Doktor Mohammad Hatta
  • Nabi Muhammad
  • Nabi Ibrahim
  • Rudi Widodo, Sarjana Hukum
  • Imam Hanafi

Aturan 6

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, profesi, keagamaan dan juga nama jabatan serta kepangkatan yang dipakai sebagai sapaan. Contohnya adalah :

  • Presiden Joko Widodo
  • Wakil Presiden Ma’ruf Amin
  • Sidang tersebut dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
  • Profesor Supomo
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, tengah menjadi sorotan beberapa bulan belakangan
  • Laksamana Muda Tadashi Maeda
  • Letnan Jenderal TNI H. Prabowo Subianto
  • Jenderal Anumerta Ahmad Yani
  • Profesor Yohanes Surya
  • Tuanku Imam Bonjol

Aturan 7

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama penulisan nama suku, ras, bangsa, dan bahasa. Contohnya:

  • Suku Bugis
  • Masyarakat Sulawesi
  • Para keturunan Viking
  • Kamus bahasa Inggris
  • Ras Tiongkok
  • Bangsa Eskimo merupakan bangsa yang kuat hidup di suku dingin ekstrim
  • Suku Sunda
  • Ras Mongol
  • Kaum Padri
  • Di Indonesia, terdapat suku yang memiliki mata biru bernama suku Buton

Aturan 8

Huruf kapital digunakan ketika menulis huruf pertama dari peristiwa, kejadian dan momen bersejarah di Indonesia maupun dunia. Contohnya:

  • Perang Dunia II
  • Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
  • Perang Padri berlangsung dari tahun 1803 hingga 1838
  • Operasi Militer PRRI terjadi di tanggal 17 Agustus 1958
  • Operasi Mawar menjadi salah satu kenangan buruk di sejarah Indonesia
  • Peristiwa Rengasdengklok
  • Peristiwa Gerakan 30 September
  • Agresi Militer Belanda I
  • Pertempuran Surabaya
  • Konferensi Meja Bundar

Aturan 9

Huruf kapital digunakan dalam huruf pertama nama diri geografi seperti sungai, laut, danau, gunung, puncak, bukit, lereng, teluk, tanjung, jalan dan lain-lain. Contohnya:

  • Sungai Amazon
  • Gunung Kilimanjaro
  • Bukit Barisan
  • Jalan Dipati Ukur
  • Selat Sunda
  • Tanjung Harapan
  • Teluk Benggala
  • Danau Toba
  • Pegunungan Himalaya
  • Lembah Bougenville

Aturan 10

Huruf kapital digunakan untuk huruf pertama dari nama lembaga resmi, negara, lembaga ketatanegaraan, nama dokumen resmi dan lain-lain. Contohnya:

  • Departemen Kesehatan Indonesia
  • Dewan Perwakilan Rakyat
  • Majelis Permusyawaratan Rakyat
  • Badan Pusat Statistik
  • Badan Pertahanan Nasional
  • Republik Indonesia
  • Perserikatan Bangsa-Bangsa
  • Badan Intelijen Nasional
  • Departemen Luar Negeri
  • Kementrian Kelautan dan Perikanan
  • Kementerian Agraria dan Tata Ruang
  • Badan Kepegawaian Negara

Demikian penjelasan mengenai cara penulisan huruf kapital yang benar. Lain kali, jangan sampai kamu salah menuliskannya dalam bahasa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *